Senin, 27 Februari 2017

Menghargai itu INDAH.

Assalamualaikum.......

Kehidupan sosial zaman dulu dengan zaman sekarang beda sekali.
Banyak orang-orang dulu mengatakan kalo kehidupan mereka saling menghargai ya termasuk orang tua aku dan guru-guru di sekolah.

Menghargai orang lain tuh bukan pake materi ya... Setidaknya kita jangan menyinggung perasaan orang lain.

Blog kali ini terinspirasi juga dari blognya bang Kevin Anggara yang judulnya "Belajar Menghargai" atau http://www.kevinanggara.com/2014/12/belajar-menghargai.html

Menghargai tuh dari semua umur. 
Jangan sementang TUA, tapi gak bisa menghargai yang Muda.
Jangan sementang BESAR, tapi gak bisa menghargai yang KECIL.
Tanpa orang muda, yang tua gak bakalan ada.
Tanpa yang kecil, yang besar juga gak bakalan ada.

Gak susah untuk menghargai. Menghargai itu INDAH!
Gak percaya?
Nih ada percakapan antara dua insan yang dibilang dah berteman dari asal mulanya tercipta kecebong. Kita beri nama Toto dan Tutu.

Pada suatu masa menjelang ke tahun hiduplah seorang manusia bernama Toto, eh dua orang deh. Yang satu lagi namanya Tutu. Mereka terlahir dari ayah dan ibu yang berbeda.Namun, hidup di satu dunia yang sama. Mereka tengah asyik mengawinkan memainkan kecebong yang mungil di genangan air yang agak lumayan gak bersih.
Btw, mereka berdua tuh cowok.

Toto: " Dah gak seru lagi nih main kecebongnya. Kecebongnya krik banget nih. Yok Tut kita pulang kerumah babe ane!"
Tutu: "Gimana gak krik sih, tuh kecebongnya aja mati semua kita buat! Yok kerumah babe lu!"

Kecebongnya mati semua ntah karena apa itu, mereka pun pergi kerumah babe nya Toto.

Toto: "Ah, bosen juga nih disini... Enaknya kita ngapain nih ya Tut?"
Tutu: "Enaknya sih nonton film Tot!"
Toto: "Kan elu tau sendiri kalo film ane tu pada aneh-aneh semua. Maksudnya gak masuk akal gituh!"
Tutu: "Ohh, itu namanya film fantasi!! Kalo enggak gimana kalo kita ngegambar aja yuk!"
Toto: "Wah. Ide yang bagus tuh Tut!"

Lalu ditengah proses pembuatan gambar mereka yang amat sangat lama, pertama yang menyiapkan gambar tersebut adalah Toto!.

Tutu: "Tot! ganyangka ane kalo elu bisa menggambar!"
Toto: "Emang kenapa Tut?"
Tutu: "Gambar lu bagus bangetttt Tot!"
Toto: "Masa sih Tut?"
Tutu: "Iya Tot. Ane gak bohong! Rasanya pengen ane bawak pulang tuh gambar!"
Toto: *padahal nih gambar jelek banget deh, tapi gpp deh kasi Tutu aja* "wahhh.... Makasi loh Tut pujiannya, ni deh bawa pulang gambar ane. Dan karna elu dah muji nih gambar, sebagai hadiahnya ane traktir deh lu bakso seporsi full"
Tutu: "Waaaaaahhhhh makasih lohTot!" 
Toto: "Ya sama-sama Tut! Buat sahabat ane pasti harus royal dong!"

Tamat.

Indah bukan? Karna menghargai aja perut kita kenyang!
Intinya jangan pernah memberikan komentar pedas kepada orang orang yang mau berkarya.
Kasilah saran yang lembut kepada orang-orang yang mau berkarya.
Jangan pamrih untuk menghargai.

Jika ingin dihargai, maka hargailah orang lain.
karena menghargai orang lain sama halnya dengan menghargai diri sendiri.

Assalamualaikum Wr.Wb
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar